Posts

Rehat

Ga kerasa, ternyata tinggal di Kuala lumpur dah masuk bulan keempat yah, heu...bukan ga kerasa ding, tapi kerasa bangeeettt...xixi. Kota yang luar biasa besaaarrrr kalau di bandingkan Balikpapan. Walau di awal kedatangan sempat mengalami kehebohan di sana- sini karena memang proses keberangkatannya yang lumayan "seru", juga harus ditambah dengan proses adaptasi di berbagai sisi..xixi :-P. Tapi alhamdulillah, kayaknya sih pelan-pelan semua sudah terlewati, pelan-pelan sudah mulai menikmati ritme hidup seperti orang kota yah, insya allah, ini mengakselerasi berbagai kemampuan sayah tanpa sadar...hahah. Contoh, sebelum nyampe sini, bener-bener ga kebayang kalau sayah bisa nyetir mobil segede gaban, dan harus wara-wiri di jalan raya yang panjang n lebarnya beda jauh lah ama balikpapan mah :-P. Walau masih sangat merindukan Balikpapan, tapi jangan sampai rasa rindu itu mengalahkan rasa syukur sudah berada disini yah. Berjuang terus lah untuk bisa bersyukur, dan berjuang teru...

Resiko Bergaul

Ketika kita bergaul dengan orang lain entah itu via dunia maya atau dunia nyata, pasti lah ada "bersinggungan", maksudnya kalau ngga kita yang tersinggung sama orang lain, bisa juga kita yang menyinggung orang lain. Terus...gimana atuh ya? biar ga saling bersinggungan, ga usah bergaul aja gitu??... Hmm...hihi...yah ga segitunya kali yaa, selama kita ini masih berspecies manusia, kebutuhan bergaul itu akan selalu ada, dan yang namanya kebutuhan kalau tidak terpenuhi kan memicu ketidakseimbangan, kalau dah ga seimbang, seperti biasa lah...ujung-ujungnya nanti stress deeh. Selama kita masih menginginkan sebuah perkembangan dalam hidup kita, ya selama itu pula kita butuh sebuah komunitas yang disebut pergaulan, kecuali kalau kita dah ga pingin berkembang lagi, ya sudah....ga bergaul ga apa-apa, eh tapi masalah itu kan semakin lama semakin komplek, terus kalau kita nya ga mau berkembang kumaha atuh, emang bisa gitu kita survive hidup mengatasi masalah tanpa ilmu?? eung...bisa sih,...

Menjadi diri sendiri

Banyak yang suka bilang, saya mah ngga mau neko-neko ah, pengen biasa2 aja, pengen jadi diri sendiri aja. Pernyataan ini teh muncul mungkin berkaitan dengan masuknya tahun baru, yang biasanya musim orang rame-rame pada bikin resolusi tea. :-D Hmm...saya juga mikir hal yang sama, iya....tampaknya jadi diri sendiri itu lebih simpel yah, dan jauh lebih nyata lah, daripada nurutin orang lain yang kita pikir tampak keren, dan itu ternyata bukannya membuat kita menjadi berkembang, eh yang ada kita malah kelelep ama obsesi kita sendiri...hehe Dan sesudah meyakinkan diri untuk menjadi diri sendiri...lah kok ujung2nya malah nambah bingung yah...secara kalau dipikir-pikir lagi, saya ternyata juga masih bingung dengan mau nya diri saya yang sebenarnya ini apa...hihihi. Ternyata saya masih mengira cita-cita orang yang tampak terlihat keren itu, akan membuat saya bahagia kalau saya pun melakukannya, padahal bahagia nya orang kan belum tentu berasa sama persis yaa kalau terjadi sama saya. :-D Dooh.....

Belajar Berdoa

Kayaknya dah lama kali ya kita ini kenal dengan yang namanya do'a, bahkan anak-anak sekarang dari usia pra TK dah mulai dikenalkan doa-doa yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari. Tapi saya baru ngeh sekarang, rasanya saya kok belum pernah paham ya fungsi doa yang sebenarnya itu untuk apa. Kalau dibilang doa itu menjadi media agar semua keinginan kita didengar oleh Allah, lalu dikabulkannya, mungkin benar yaa.....eh bukan mungkin deng....tapi emang adanya begitu, janji Allah jelas kok di surat Al-mukmin : 60 : "Berdo'alah kepadaku niscaya akan aku perkenankan bagimu' Tapi kalau saya coba menelusuri lebih dalam lagi, kayaknya fungsi doa itu ga semata-mata hanya sekedar agar terkabulnya semua keinginan kita deh, karena Allah sendiri kan yang paling paham kondisi kita, apa yang kita rasakan di dalam hati kita saja Dia tahu, apalagi sesuatu yang sangat kita inginkan dan kita cita-citakan, pasti lah Dia sudah sangat paham banget. Kasarnya, logikanya tanpa harus berd...

Be a Hero

Walau hari ini bukan hari pahlawan, tapi ga tau kenapa saya kok tiba-tiba pengen nulis tentang pahlawan ya? Atau mungkin nyambung dengan aura hari ibu yang baru jatuh tepat hari rabu kemarin, yang membuat saya mendadak pengen nulis tentang pahlawan?? yah dah ga asing lagi kali ya...semua ibu di dunia ini adalah pahlawan buat anak-anaknya, ibu kita adalah pahlawan buat kita semua. Hmm...tapi saya ga maksud mau bicara soal itu sih. Yah...lagi pengen ngomongin pahlawan aja, kalau yang baca ada yang langsung ngebayangin beberapa mahluk super hero seperti batman, spiderman dan teman-temannya ketika baca judul tulisan ini, silakan aja sih.....tidak terlarang...ayo...lepaskan imajinasimu, bayangkan semua tokoh-tokoh itu dan lengkap dengan semua kehebatannya. Duh...tapi sayangnya saya ga lagi pengen ngomongin itu juga kok.....hoho, helloooooo.....jangan sok penting gitu dong ren....ngomong muter-muter kesana kemari, bikin penasaran yang baca aja.....hihihi. Saya sebenernya lagi pengen ngomong...

FPB dan KPK

Baca judul di atas , bukan berarti saya teh bakal nerangin materi FPB n KPK teh apah...wkwkwk, karena kalau saya melakukannya pun, jigana hanya akan menunjukkan kebodohan saya di muka umum....haha...meni baru nyadar :-P. Sebenernya judul itu hanya mewakili sebuah kegundahan sayah yang bersumber dari si FPB n KPK itu, wkwk, halagh...sebuah kegundahan yang terlihat sangat lebay yah, dan sesuatu bangeedd deh....:-P. Masuk minggu ke 3 mas iza mulai sekolah lagi (setelah libur puasa dan lebaran selama sebulan), saya teh baru ngeh, kalau saya mulai ngerasa "engab" nerangin pelajarannya dia, terutama pelajaran matematika sama mas iza. Dan ketika saya baca-baca variasi-variasi soal yang ada di buku umum, saya cukup dibuat stress lah, dan sempet mikir...."widih...ieu nerangkeunana kumaha??". Yah...soal-soal cerita seputar FPB n KPK gitu deh, yang saya pikir akan sulit memahami isi soal cerita itu, kalau konsep dasar si FPB n KPK nya sendiri ga paham. Dan te...

Pentingnya Istirahat Bagi Ibu Ketika Sedang Merawat Buah Hati yang Sakit

Membaca judul diatas, mungkin akan menimbulkan sedikit tanya, istirahat bagi para ibu ketika anak sakit?, siapa yang tidak mau, semua pasti mau, tapi terkadang istirahat menjadi hal yang terlupakan bagi para ibu, dengan alasan tidak sempat, karena repot menghadapi ruwetnya si anak yang sedang sakit. Padahal istirahat itu sangat penting untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar, sehingga kita dapat merawat anak kita yang sakit dengan optimal. Aku punya sedikit pengalaman menarik ketika harus menghadapi kedua anakku yang mendadak sakit secara beruntun, namun aku melupakan beristirahat, sehingga berakhir dengan sakitnya aku, yang ternyata membuat anak-anakku yang seharusnya membutuhkan perawatan optimal untuk masa pemulihan sakitnya, malah menjadi tidak terawat dengan baik. Pada suatu hari anak ku yang sulung mengeluh gatal di beberapa bagian tubuh nya, aku lihat selintas hanya ada sedikit ruam kulit didaerah yang menurutnya gatal , namun saat itu aku ber pikir mungkin ...